
Ada beberapa cara mengawetkan kacang hijau beku tanpa rusak:
Cara pembekuan langsung: Setelah kacang hijau segar dikupas, langsung masukkan ke dalam kantong penyimpanan segar, buang udaranya, tutup rapat, lalu masukkan ke dalam freezer. Cara ini sederhana dan nyaman, tetapi waktu penyimpanannya lebih lama (sekitar setengah tahun), dan mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk memasak setelah dicairkan.
Cara merebus dan membekukan: Pertama, rebus kacang hijau dalam air mendidih (sekitar 2-4 menit), lalu bilas dengan air dingin dan tiriskan airnya, dan terakhir masukkan ke dalam kantong penyimpanan segar atau kotak freezer dan masukkan ke dalam freezer. Cara ini dapat menjaga kacang hijau tetap segar dan empuk, serta matang lebih cepat.
Cara pengawetan nitrogen: Setelah kacang hijau direbus, keringkan, masukkan ke dalam kantong penyimpanan segar, dan buang udaranya. Jika kondisinya memungkinkan, nitrogen dapat dimasukkan untuk mengisolasi oksigen. Metode ini mempunyai efek pengawetan yang sangat baik; kacang hijau berwarna cerah dan rasanya lebih enak, tetapi diperlukan peralatan profesional.
Bekukan setelah direbus: Rebus kacang hijau dalam air mendidih (sesuaikan waktu dengan ukuran kacang hijau), lalu segera dinginkan dalam air es, tiriskan, dan terakhir bekukan dalam kantong tertutup. Cara ini dapat lebih menjaga kesegaran dan rasa kacang hijau.
Pengemasan dan penyimpanan: Baik dibekukan secara langsung atau direbus dan dibekukan, kacang hijau dapat dikemas dalam kemasan kecil, dan tanggal serta kuantitas dapat ditulis pada setiap kemasan, sehingga memudahkan akses dan pengelolaan.



